Center for Life-Span Development (CLSD) UGM kembali menyelenggarakan kegiatan CLSD End of Year Party, sebuah agenda tahunan untuk merayakan berbagai pencapaian dan karya CLSD yang telah dihasilkan dalam satu tahun terakhir. Pada tahun ini, kegiatan dilaksanakan pada tanggal 13 Desember 2024 dengan mengusung tema “Glamorizing the Past, Sparking the Future”. Acara yang penuh dengan semangat dan kehangatan ini terlaksana secara sukses dengan dihadiri oleh 50 peserta yang terdiri dari interns, senior interns, office manager, hingga dosen.
Center for Life-Span Development (CLSD) UGM berkolaborasi dengan Ikatan Psikologi Perkembangan Indonesia (IPPI) Wilayah DIY mengadakan webinar bertajuk “Mencegah, Mengenali, dan Merespons Kekerasan Seksual pada Anak” pada 23 dan 30 November 2024. Webinar ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Anak Sedunia yang jatuh pada tanggal 20 November 2024 sekaligus sebagai respons atas semakin meningkatnya kekerasan seksual yang terjadi pada anak di Indonesia.
Penulis: Sukmo Bayu Suryo Buwono, S.Psi., M.A.
Penyunting: Muhammad Ikbal Wahyu Sukron, S.Psi., M.A.
Peran pemuda umum diasosiasikan sebagai katalis dan garda terdepan dari perubahan. Jikapun pada mulanya asosiasi ini sekadar dimaksudkan sebagai jargon pembakar semangat, pada kenyataannya, kajian psikologi perkembangan telah berhasil menemukan kebenaran di balik jargon ini. Berdasarkan temuan-temuan empiris di sepanjang dua dekade terakhir, keterlibatan pemuda sebagai agen perubahan salah satunya ditentukan oleh keberhasilan mereka dalam mengembangkan kepedulian generatif.
Collaborating with the Center for Indigenous and Cultural Psychology (CICP), the Center for Life-Span Development (CLSD) organized an international summer course program titled International Summer Course on Cultural Dynamics and Life-Span Development: Research Approaches and Practical Interventions. This summer course focuses on helping students gain an understanding of the role culture plays in life-span development as well as offering valuable insights into current research methodologies and approaches relevant to cultural and lifespan development. This event invites various speakers from Indonesia and all over the world with various backgrounds.
Collaborating with the Center for Indigenous and Cultural Psychology (CICP), the Center for Life-Span Development (CLSD) organized an international summer course program titled International Summer Course on Cultural Dynamics and Life-Span Development: Research Approaches and Practical Interventions. This summer course focuses on helping students gain an understanding of the role culture plays in life-span development as well as offering valuable insights into current research methodologies and approaches relevant to cultural and lifespan development.
For a period of two months, the Center for Life-Span Development (CLSD) collaborated with the Center for Indigenous and Cultural Psychology (CICP) to organize a summer course event titled International Summer Course on Cultural Dynamics and Life-Span Development: Research Approaches and Practical Interventions. Collaborating with a panel of experts from Indonesia and around the world, this summer course focuses on helping students gain an understanding of the role culture plays in life-span development as well as offering valuable insights into current research methodologies and approaches relevant to cultural and lifespan development.
In 2024, the Center for Life-Span Development (CLSD) collaborated with the Center for Indigenous and Cultural Psychology (CICP) of the Faculty of Psychology, Universitas Gadjah Mada, to organize a summer course event titled “International Summer Course on Cultural Dynamics and Life-Span Development: Research Approaches and Practical Interventions”.
CLSD Fakultas Psikologi UGM baru-baru ini menyelenggarakan kegiatan psikoedukasi bertajuk “Cerdas Menggunakan Gadget dan Internet untuk Anak” di SD Muhammadiyah Pakem yang dilaksanakan pada tanggal 30 dan 31 Juli 2024. Kegiatan ini bertujuan agar siswa mampu memahami dan mempraktikkan cara menggunakan gadget dan internet yang sehat dan aman, dimana kegiatan ini dapat mendukung tercapainya Sustainable Development Goals nomor 4 yang berkaitan dengan pendidikan bermutu. Kegiatan ini diikuti oleh 83 siswa kelas 5 SD Muhammadiyah Pakem dan berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 12.00 WIB di setiap harinya. Psikoedukasi berlangsung interaktif dan menarik dengan melibatkan beberapa trainer yang merupakan intern CLSD yaitu Rahmita Laily Muhtadini, S.Psi, Carissa Azarine Delicia, S.Psi, dan Fadhliah Sofiyana Noor Saprowi, S.Psi.
Rabu, 24 Juli 2024, CLSD UGM dan Perwakilan BKKBN DIY mengadakan Pelatihan Stimulasi Sosioemosional pada Anak Usia Dini di Rumah Dukuh Gadungan Kepuh, Canden, Jetis, Bantul. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan kader Bina Keluarga Balita dalam mendukung perkembangan sosioemosional pada anak usia dini.
Penulis: Hanifah Sholihah
Penyunting: Nur Nisrina Hanif Rifda
Fase kehidupanindividu yang menginjak masa remaja pada umumnya diperkirakan dimulai sekitar masa pubertas dan berakhir ketika seseorang mencapai tingkat kemandirian seperti orang dewasa. Masa remaja merupakan periode kehidupan pada rentang usia 10 hingga 24 tahun yang ditandai dengan peningkatan kepekaan terhadap rangsangan sosial dan kebutuhan akan interaksi dengan teman sebaya (Orben dkk., 2020). Masa remaja sangat penting bagi perkembangan sosial, yang ditandai oleh semakin pentingnya hubungan teman sebaya dibandingkan dengan keluarga, dan semakin besarnya ketidakstabilan serta kompleksitas hubungan sosial (Crone & Dahl, dalam Somerville, 2013). Masa perkembangan remaja juga mencakup beberapa perubahan psikososial terbesar dan paling dramatis dalam rentang hidup manusia (Rapee dkk., 2019).