• Home
  • About Us
    • Managing Team
    • Researchers
    • Interns
    • Associates
  • Articles
  • Courses
  • Activities
    • CLSD Reader’s Club
    • Summer Course
    • Photovoice
    • SAELA
    • Community Service
  • Research & Publication
Universitas Gadjah Mada Center for Life-Span Development (CLSD)
Faculty of Psychology
Universitas Gadjah Mada
  • Home
  • About Us
    • Managing Team
    • Researchers
    • Interns
    • Associates
  • Articles
  • Courses
  • Activities
    • CLSD Reader’s Club
    • Summer Course
    • Photovoice
    • SAELA
    • Community Service
  • Research & Publication
  • Beranda
  • The Reading Buddies
  • The Reading Buddies
Arsip:

The Reading Buddies

Semarak The Reading Buddies: On the Go, Tanam Minat Literasi sejak Usia Dini

ArtikelArtikelArtikel Liputan Kegiatan Tuesday, 24 February 2026

Hai, Sobat CLSD! Pada Agustus 2025 hingga Desember 2025, Center for Life-Span Development (CLSD) sukses melaksanakan rangkaian acara The Reading Buddies: On the Go. Kegiatan ini adalah bentuk kerja sama dengan Ruang Literasi Kaliurang yang dilaksanakan selama empat kali dengan frekuensi satu bulan sekali. Melalui kegiatan ini, sebanyak 37 anak-anak dari kelompok usia 3 – 4 tahun didampingi oleh orang tua untuk berpartisipasi dalam kegiatan membaca nyaring interaktif. Selain itu, kegiatan ini juga diwarnai dengan permainan edukatif sesuai dengan tema buku yang dibawakan, mulai dari cara menjaga kebersihan sampai pengenalan bahan makanan. Kegiatan ini merupakan upaya CLSD untuk menanamkan kesadaran pentingnya literasi pada anak usia dini. Ingin telisik lebih lanjut bagaimana keseruan rangkaian kegiatannya? Yuk, simak liputan di bawah ini!

The Reading Buddies: On the Go pertama diadakan pada Sabtu, 30 Agustus 2025. Guna menunjang keberlangsungan acara, CLSD menghadirkan beberapa fasilitator yang terdiri atas Irrine Puspa Pertiwi, Rifda Amira Mulika, Regia Zahra Humaira, dan Ulul Ilmi. Para fasilitator kemudian membacakan Awan Lalat, buku cerita yang mengisahkan tentang rumah seorang gadis yang dihinggapi sekumpulan lalat karena kurang menjaga kebersihan diri. Menariknya, setelah sesi baca nyaring dilaksanakan, peserta berkesempatan untuk berpartisipasi dalam empat permainan kreatif yang diadaptasi dari buku cerita tersebut. Adapun permainan ini terdiri dari membersihkan meja makan, membuang sampah pada tempatnya, mencuci piring dan tangan, dan isi piringmu. Melalui kegiatan “isi piringmu”, anak-anak belajar membuat kerajinan tangan berupa bahan makanan secara kreatif. Kegiatan ini diharapkan dapat mengajarkan anak-anak terkait pentingnya menghargai makanan dan mengelola sampah berupa sisa-sisa makanan dengan baik.

Antusiasme The Reading Buddies: On the Go kedua kembali menggema di Ruang Literasi Kaliurang pada Sabtu, 27 September 2025. Acara ini membawakan buku cerita Mimpi Loni dalam kegiatan membaca nyaring yang dipandu oleh Rahmita Laily Muhtadini, Khalishah Aulia Izzati, Khoirunnisa Yasmin Willemina, dan Irrine Puspa Pertiwi. Jalan cerita Mimpi Loni berfokus pada pengalaman seekor bunglon yang berubah menjadi aneka binatang dalam mimpinya sebagai perjalanan menerima diri sendiri. Kegiatan membaca nyaring kemudian disambung dengan pelaksanaan bookish play di mana anak-anak mengikuti kegiatan mencocokkan warna lingkungan dengan warna bunglon. Masih dalam permainan kreasi binatang serupa, anak-anak kemudian berkesempatan untuk mengisi dan menempel benda-benda bertekstur pada pola binatang yang telah disajikan. Melalui kegiatan ini, anak-anak dapat mengenal ragam binatang melalui rangkaian permainan yang penuh makna serta memahami bahwa tiap binatang dikaruniai dengan masing-masing karakteristik yang sesuai dengan habitatnya. 

Berbeda dengan konsep acara sebelumnya, The Reading Buddies: On the Go ketiga membawakan Tiju si Pemburu Keju dalam kegiatan membaca nyaring pada Sabtu, 25 Oktober 2025. Buku cerita ini mengajak anak-anak untuk menelusuri perjalanan seekor tikus yang berburu keju untuk mengisi rasa laparnya. Antusiasme anak-anak meningkat seiring mengikuti kegiatan selanjutnya, yaitu rangkaian permainan berupa pengenalan bahan makanan yang dipandu oleh Khalishah Aulia Izzati, Khoirunnisa Yasmin Willemina, Nabila Jauza, dan Rafidatul Hikam. Pengenalan bahan makanan dikemas melalui kegiatan mencari keju dan membuat roti dengan playdough. Selayaknya koki sesungguhnya, anak-anak sebelumnya juga diajak untuk membuat topi koki yang akan digunakan selama pembuatan bahan makanan. Pemakaian atribut sebagai koki menjadi salah satu alasan terbentuknya nuansa permainan ini terasa lebih nyata dan menyenangkan. 

Pengenalan bahan makanan melalui buku kembali disemarakkan melalui The Reading Buddies: On the Go yang dilaksanakan pada Sabtu, 6 Desember 2025. Kegiatan dimulai dengan membaca nyaring buku cerita Kue Lapis Harimau tentang seekor harimau yang gemar membuat kue, yaitu hobi yang berbeda dari teman-teman binatang lainnya. Keseruan kegiatan kemudian dilanjut dengan bookish play, seperti belanja dan mengenali bahan kue. Dalam kesempatan kali ini, anak-anak belajar untuk mengenal bahan pembuatan kue, seperti tepung, garam, gula, daun pandan dan lain-lain. Tidak hanya itu, rasa penasaran mereka terkait cara membuat kue terjawab melalui praktik bersama. Keseruan acara ini tentu tidak lepas dari berbagai ide kreatif dan inovatif dari fasilitator, yaitu Rahmita Laily Muhtadini, Osi Livia S, Pandu Adyatma Ramadhani, dan Adelio Helga Martansyah, yang berhasil membuat rangkaian acara mengukir senyum pada wajah anak-anak.

Semangat untuk terus belajar dan dan bertumbuh bersama menjadi nilai utama yang tercermin dalam Rangkaian acara The Reading Buddies: On the Go. Hal ini turut ditunjukkan dengan meningkatnya antusiasme anak di setiap pertemuannya. Acara ini diharapkan dapat mendorong orang tua untuk berpartisipasi secara aktif dalam meningkatkan kemampuan berbahasa, kreativitas, dan imajinasi anak melalui literasi.

Penasaran dengan keseruan The Reading Buddies lainnya? 
Yuk, pantau terus informasi terbaru melalui laman resmi CLSD!

Penulis: Daveisha Pavita Kirana
Reviewer: I Marannu Andi Khalisha, S.Psi

Festival Hari Anak 2025: Bertumbuh, Belajar, dan Sehat Mental bagi Anak di Era Digital

ArtikelArtikelArtikel Liputan Kegiatan Monday, 23 February 2026

Talkshow: Parenting Bijak di Era Digital: Mendampingi Anak Tumbuh Optimal.
Narasumber: Roslina Verauli, M.Psi., Psikolog & Ibu Dr. Riana Mashar

Center for Life-Span Development (CLSD) menyelenggarakan rangkaian kegiatan Hari Anak 2025 dengan tagline, “Bertumbuh, Belajar, dan Sehat Mental bagi Anak di Era Digital”. Pada hari Sabtu, 22 November 2025, Festival Hari Anak 2025 diselenggarakan di Fakultas Psikologi UGM sebagai puncak perayaan Hari Anak tahun ini. Puncak perayaan dikemas dengan berbagai aktivitas, meliputi Edutalk, Poster Presentation, The Reading Buddies, dan Talkshow. Kegiatan ini dihadiri oleh masyarakat umum, mahasiswa, guru, orang tua, praktisi, dan psikolog.

Festival Hari Anak 2025 diawali dengan Edutalk I yang dilaksanakan di Selasar Gedung D dengan 275 peserta. Kegiatan ini diisi oleh narasumber Prof. Dr. Tina Afiatin, M.Si., Psikolog, dosen Fakultas Psikologi UGM, yang dibersamai oleh Rahmita Laily Muhtadini, S.Psi., sebagai moderator. Melalui kegiatan ini, Prof. Tina berkesempatan untuk memperkenalkan modul “Cerdas Menggunakan Gadget dan Internet untuk Anak”. Modul ini mengajak peserta untuk menelusuri lebih dalam terkait strategi efektif dalam mendampingi anak usia 9 hingga 11 tahun dalam menggunakan gadget dan internet secara bertanggung jawab. Selain itu, modul ini juga ditujukan untuk menumbuhkan kesadaran tentang regulasi diri, etika digital, dan keamanan online.

Acara berikutnya diisi dengan kegiatan The Reading Buddies (TRB) yang merupakan sesi membaca nyaring interaktif bersama anak-anak. Pada kesempatan ini, tim TRB membacakan buku berjudul “Festival Padang Bulan”, yang dibacakan oleh Rifda Amira Mulika, S.Psi dan dipandu oleh empat fasilitator, yaitu Irrine Puspa Pertiwi, S.Psi., Ulul Ilmi, Aliya Zahra Budiman, S.Psi., Adelya Shofa Anisa, S.Psi. Suasana semakin hidup ketika cerita tidak hanya dibacakan, tetapi juga diwujudkan melalui mini drama yang menampilkan tokoh-tokoh dalam buku. Tokoh-tokoh hewan dalam cerita diperankan dengan penuh ekspresi oleh Naila Rusyda Khalisa, Anindya Reva Tabina, S.Psi., Pandu Adyatma Ramadhani, dan Lusiana Dewi sehingga anak-anak dapat lebih terlibat dalam alur cerita.

Di tengah drama, suasana mengasyikkan terbangun melalui dua permainan yang dimainkan bersama anak-anak, yaitu ular naga dan jaga tangkap. Anak-anak diajak bergerak dan berinteraksi langsung dengan aktor sehingga energi positif terus terasa sepanjang kegiatan. Sejak awal hingga akhir sesi membaca nyaring, antusiasme anak-anak begitu terasa, senyum lebar, tawa, dan sorak kecil memenuhi ruangan, menjadikan kegiatan ini sebagai pengalaman membaca yang menyenangkan dan berkesan.

Berkaitan dengan The Reading Buddies, CLSD turut menyelenggarakan Edutalk II dengan judul “The Reading Buddies – Dari CLSD untuk Tumbuh Kembang Anak”. Melalui kegiatan ini, CLSD menghadirkan Ibu Sutarimah Ampuni, S.Psi., M.Si., M.Psych., Psikolog, dosen Fakultas Psikologi UGM yang dibersamai oleh I Marannu Andi Khalisha, S.Psi., sebagai moderator. Berbeda dengan Edutalk I, Edutalk II ditujukan untuk memperkenalkan The Reading Buddies sebagai terobosan yang dicetuskan oleh Ibu Ampuni dalam menumbuhkan minat baca serta kemampuan literasi anak melalui kegiatan membaca yang interaktif dan menyenangkan.

Di atrium gedung A Fakultas Psikologi UGM, kegiatan Poster Presentation dilaksanakan secara paralel bersamaan dengan Edutalk I dan II serta The Reading Buddies. Tema “Anak dan Remaja – Sehat Mental, Tangguh, dan Bahagia” menjadi tema utama yang dibawakan oleh para presenter. Pemaparan diwarnai dengan gagasan kreatif dan inovatif oleh para presenter yang diiringi dengan interaksi bersama audiens. Adapun poster tersebut diisi dengan berbagai judul yang menarik, seperti Art, Friendship, and Children Resilience in Bali, Suara Anak Berkebutuhan Khusus tentang Kemandirian di Sekolah Inklusi: Sebuah Studi Photovoice, dan Counter Narrative Digital: Sebuah Strategi sebagai Upaya Mengikis Normalisasi Klitih dalam Budaya Remaja di Yogyakarta. Selain pemaparan, penilaian poster juga dilakukan oleh para juri, yaitu Denia Farahdian, S.Psi., M.Psi., Psikolog, Ramadhan Dwi Marvianto, S.Psi., M. A., dan Fakhirah Inayaturrobbani, S.Psi., M.A. Adapun kegiatan ini dipimpin oleh moderator, yaitu Siti Afifa Choirunissah, M.Psi., Psikolog untuk menunjang kelancaran kegiatan.

Kegiatan “Talkshow: Parenting Bijak di Era Digital: Mendampingi Anak Tumbuh Optimal” menjadi kegiatan terakhir yang dilaksanakan dalam Festival Hari Anak 2025. Tercatat bahwa sebanyak 150 peserta mengisi kursi-kursi di gedung D selama berlangsungnya kegiatan. Kegiatan ini dipandu oleh moderator Ibu Zahra Frida Intani, S.Psi., M.Psi., Psikolog, dosen Fakultas Psikologi UGM dengan menghadirkan dua narasumber, yaitu Ibu Roslina Verauli, M.Psi., Psikolog serta Ibu Dr. Riana Mashar, M.Si. Melalui kegiatan ini, peserta diajak untuk menelusuri lebih dalam terkait upaya membentuk pola asuh yang optimal bagi anak dalam memanfaatkan teknologi secara positif dan bijak.

Penyelenggaraan Festival Hari Anak 2025 merupakan langkah konkret oleh CLSD dalam mengedukasi dan meningkatkan kapasitas peserta untuk mendukung tumbuh kembang serta kesehatan mental anak di era digital. Melalui kegiatan ini, CLSD juga berkomitmen untuk membangun jejaring kolaboratif antara orang tua, pendidik, mahasiswa, dan pemerhati anak dalam menciptakan lingkungan yang ramah, adaptif, dan mendukung kesejahteraan anak di tengah perkembangan teknologi yang pesat. Dengan demikian, Festival Hari Anak 2025 harapannya dapat menciptakan sinergi antara orang tua, pendidik, dan masyarakat untuk mendukung tumbuh kembang anak yang optimal dan sehat secara psikologis sekaligus mampu memanfaatkan teknologi digital secara positif dan produktif.

Penulis: Daveisha Pavita Kirana
Reviewer: Irrine Puspa Pertiwi, S.Psi

Recent Posts

  • Semarak The Reading Buddies: On the Go, Tanam Minat Literasi sejak Usia Dini
  • Peduli Isu Disabilitas, International Dental Summer Course 2025 Soroti Layanan Kesehatan Inklusif
  • Festival Hari Anak 2025: Bertumbuh, Belajar, dan Sehat Mental bagi Anak di Era Digital
  • Webinar Hari Anak 2025: Sehat Mental di Era Digital
  • Di Balik Niat Baik: Risiko Tersembunyi dalam Kegiatan Relawan di Panti Asuhan
Universitas Gadjah Mada

Center for Life-Span Development (CLSD)
D-602, Fakultas Psikologi, Universitas Gadjah Mada
Jalan Sosio Humaniora Bulaksumur, Yogyakarta, Indonesia 55281
clsd.psikologi@ugm.ac.id

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY